Abstract
Fenomena waria menimbulkan perdebatan publik mengenai individu yang pro, kontra bahkan abstensi. Kurangnya kesempatan mengekspresikan diri di masyarakat membuat waria dikucilkan dan sebagian besar memilih bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Keputusan waria dalam menentukan identitas gender dan pekerjaannya mendapat penolakan dari keluarga dan masyarakat. Tekanan dan diskriminasi yang diberikan dinilai sebagai peristiwa yang tidak menyenangkan menyebabkan waria merasa stres. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dinamika dan strategi coping stres narasumber ketika mengatasi keadaan tidak menyenangkan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dilakukan kepada narasumber yang merupakan waria PSK di Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasumber L cenderung menggunakan problem focused coping dan narasumber C menggunakan emotional focused coping.
Cite
CITATION STYLE
Santih, P. P., Hardika, I. R., & Damayana, I. W. (2022). Strategi Coping Stres Waria Pekerja Seks Komersial di Denpasar Bali. Humanitas (Jurnal Psikologi), 6(1), 111–122. https://doi.org/10.28932/humanitas.v6i1.4337
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.