Minoritas Muslim di China: Perkembangan, Sejarah Dan Pendidikan

  • Wekke I
  • Rusdan R
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terdapat bebeberapa teori tentang masuknya agama Islam di China. Perbedaan pendapat tersebut disebabkan oleh kurangnya data yang valid yang ditemukan dilapangan tentang kapan dan dimana pertama kali Islam menyebar di negeri itu.Menurut Jean A. Berli dalam bukunya Islam in China menjelaskan,masuknya Islam di China berlangsung pada abad ke-8.Sedangkan apabila berdasarkan pada catatan Chen Yuen dan catatan resmi dari Dinasti Tang menunjukkan bahwa Khalifah Utsman bin Affan sudahmengirim utusan ke China sejak abad ke-7, tepatnya tahun 30 H/651 M. Kedatangan Islam lebih dari 10 abad yang lalu tentu sedikit banyak memberikan dinamika tersendiri bagi perkembangan China. Meski sebagai minoritas, umat Islam di China selalu melibatkan diri dalam proses dealektika sejarah berdirinya negeri tersebut. Bahkan tokoh revolusionis yang membawa China dari pemerintahan tiran (Dinasti Manchu) menuju negara Republik Demokratis adalah seorang tokoh Islam yang bernama Sun Yat Sen. Hadirnya Sun Yat Sen dan tokoh-tokoh muslim penting lainya tidak lepas dari kegigihan umat Islam dalam membangun peradaban mereka melalui kultur, sosial, budaya dan pendidikan yang mereka perjuangkan selama berabad-abad. Di sadari atau tidak, kegigihan umat Islam inilah yang secara tidak langsung juga ikutserta dalam menentukkan arah gerak masa depan China yang sekarang ini. 

Cite

CITATION STYLE

APA

Wekke, I. S., & Rusdan, R. (2018). Minoritas Muslim di China: Perkembangan, Sejarah Dan Pendidikan. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(1), 143–174. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v10i1.2359

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free