Abstract
Perubahan pola pikir yang terdapat pada kehidupan memaknai bahwa dimulainya revolusi mental. Berdasarkan penilaian bagaimana reaksi dan interaksi masyarakat kelak terhadap perubahan tersebut juga patut diperhitungkan, apalagi ranah pendidikan merupakan penentu awalnya. Revolusi mental wajib mencakup sebagai angin segar yang menyembuhkan pilar-pilar negara yang sudah roboh atau berubah dari nilai-nilai moral Pancasila, menjadi sebuah dongkrak bagi masyarakat yang terjatuh, menjadi jembatan toleransi dan kemanusiaan, dan juga penegak identitas bangsa Indonesia. Guru memiliki posisi terpenting dalam sektor Pendidikan karena guru sendiri menempati posisi sebagai agen perubahan atau bisa disebut agent of change. Posisi guru sebagai garda terdepan dan yang utama, memiliki andil dalam proses perubahan individu, dimana terdapat pengisian gelas ilmu pengetahuan yang tadinya kosong lalu memiliki isi (input knowledge). Profesionalisme guru yang menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan merupakan hasil dari proses belajar yang kelak akan dilaksanakan oleh para peserta didik baik secara bermasyarakat maupun berbangsa dan bernegara.
Cite
CITATION STYLE
Miharja, M., Hasanah, N., H. Pesik, H., Hadi R, L., Kurnia S, S., Zaini, A., … Dian Arifni, E. (2023). MENJADIKAN GURU SEBAGAI AGEN PERUBAHAN DENGAN MENERAPKAN POLA PENDIDIKAN REVOLUSI MENTAL DI SMA MUHAMMADIYAH 4 JAKARTA. Jurnal Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 45–50. https://doi.org/10.59066/jppm.v2i1.244
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.