NILAI PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI SIRAMAN PADA MALAM SATU SURO (Studi di Desa Jenggolo Kabupaten Malang)

  • Elidayanti E
  • Didik Sukriono
  • Abd. Mu’id Aris Shofa
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan prosesi tradisi Siraman pada malam satu Suro, nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi Siraman pada malam satu Suro, implementasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi Siraman pada malam satu Suro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari juru kunci, kepala desa, dan masyarakat desa Jenggolo kabupaten malang. Hasil penelitian menunjukkan prosesi tradisi Siraman terdiri dari tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Nilai Pancasila yang terkadung dalam tradisi Siraman yaitu nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Implementasi nilai Pancasila yang terkandung pada tradisi Siraman dilihat dengan adanya pembacaan do’a, kesetaraan peserta, gotong-royong, musyawarah, dan semua orang dapat mengikuti tradisi tersebut

Cite

CITATION STYLE

APA

Elidayanti, E., Didik Sukriono, & Abd. Mu’id Aris Shofa. (2024). NILAI PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI SIRAMAN PADA MALAM SATU SURO (Studi di Desa Jenggolo Kabupaten Malang). OASE: Multidisciplinary and Interdisciplinary Journal, 01–09. https://doi.org/10.59971/oase.v1i1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free