Eksistensi Pendidikan Dakwah di Era Digitalisasi

  • Moh. Amiruddin
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era Digitalisasi, yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan dakwah Islam. Pengaruh Digitalisasi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi eksistensi pendidikan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan dakwah dapat mempertahankan relevansinya dan secara efektif membentuk karakter muslim yang tangguh di tengah arus informasi global yang masif. Melalui tinjauan literatur, studi ini mengidentifikasi strategi adaptasi, peran teknologi digital, dan pentingnya kolaborasi antarbudaya dalam pendidikan dakwah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan dakwah memiliki kontribusi penting dalam memperkuat karakter generasi muda melalui strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, keteladanan guru, penciptaan lingkungan pendidikan yang religius, serta pemanfaatan teknologi sebagai medium dakwah. Pendidikan Islam juga mendorong kesalehan sosial, literasi digital, dan identitas kultural yang kuat. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu melakukan transformasi adaptif yang komprehensif agar mampu menghasilkan generasi yang tangguh secara spiritual, intelektual, dan sosial tanpa kehilangan jati diri keislamannya di era global.

Cite

CITATION STYLE

APA

Moh. Amiruddin. (2025). Eksistensi Pendidikan Dakwah di Era Digitalisasi. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 6(2), 475–486. https://doi.org/10.53429/j-kis.v6i2.1879

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free