Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui urgensi manajemen komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat di Tabagsel. Baik pemberdayaan masyarakat dalam bidang social budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) dengan pendekatan kualitatif deskripstif yang dipadukan dengan fenomenologi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen komunikasi organisasi dari Nobel Laureate & Herbert Simon serta konsep pemberdayaan dari Robert Chambers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Komunikasi yang diterapkan Lazisnu di Tabagsel belum optimal. POAC sebagai unsur manajemen organisasi belum diterapkan. Pemberdayaan masyarakat melalui gerakan koin NU dilakukan melalui sistem Nol saldo rupiah. Pengalokasian dilakukan sekali dua minggu dengan menghabiskan seluruh saldo yang diperoleh dari pemungutan koin NU. kerja Lazisnu berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang social keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Dampak penelitian ini diharapkan memberi sumbangsi keilmuan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Rizki, J. W. S., & Siregar, E. Z. (2022). Manajemen Komunikasi Dakwah Pemberdayaan Masyarakat melalui Lazisnu Kota Padangsidimpuan. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 21(2), 132–149. https://doi.org/10.15575/anida.v21i2.14920
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.