Abstract
ABSTRAKPenelitian pengembangan ini bertujuan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan terkhusus pada materi koloid. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Gowa tahun ajaran 2023/2024. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (analisis), Design (perencanaan), Development (pengembangan), Implementation (pelaksanaan) dan Evaluation (evaluasi). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kevalidan dan analisis kepraktisan. Hasil dari analisis kevalidan bahan ajar digital, modul ajar, THB (Tes Hasil Belajar), angket motivasi, LKPD, respon peserta didik, respon guru, dan observasi keterlaksanaan secara keseluruhan berada pada kategori sangat valid. Hasil analisis kepraktisan menggunakan dua pengukuran yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan angket respon guru dan peserta didik, hasil yang didapatkan pada analisis lembar observasi keterlaksanaan diperoleh tingkat keterlaksanaan sebesar 94.79% dengan kategori sangat tinggi. Hasil dari data angket respon guru dan peserta didik menunjukkan persentase nilai sebesar 98.26% dan 93.68% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan seluruh analisis kevalidan dan kepraktisan, yang telah dilakukan, hal ini menunjukkan bahan ajar digital berbasis pembelajaran berdiferensiasi pada materi koloid yang telah dikembangkan dapat dikatakan valid dan praktis.
Cite
CITATION STYLE
Muharram, M., Jusniar, J., & Sumar, A. R. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Google Site pada Materi Koloid. Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia Dan Pendidikan Kimia, 25(2), 55. https://doi.org/10.35580/chemica.v25i2.65701
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.