Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengkaji bagaimana Keputusan Menteri Sosial mengenai Bantuan Sosial Tunai dalam pelaksanaannya di Kelurahan Payaman Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk serta faktor yang mendukung dan menghambatnya. Untuk menjawab sasaran dalam penelitian tersebut, Teknik yang digunakan oleh para ahli adalah jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mentality approach terkait dengan sikap, perilaku, maupun tanggungjawab aparatur Pemerintah Kelurahan Dalam perpespektif system approach, pada aspek regulasi ternyata penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial. Sedangkan pemerintah Kelurahan hanya berfungsi mensosialisasikan dan mengawal penyaluran BST dan tidak mampu merubah ketentuan pusat tersebut. yang menjadi pendukung utama meliputi aspek mental aparatur pemerintah Kelurahan dalam mentality approach dan networking approach baik pada indicator kemitraan strategis, sinergitas, maupun simbiosis mutualismenya. Sedangkan faktor-faktor yang menjadi penghambat didominasi dari aspek mental warga dalam mentality approach dan System approach baik pada indicator regulasi, nilai budaya, maupun struktur & fungsi organisasinya
Cite
CITATION STYLE
Abror, M. D., Chrysdian, A., & Marwanto, I. G. G. H. (2024). IMPLEMENTASI KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL TENTANG BANTUAN SOSIAL TUNAI. Jurnal Interaksi : Jurnal Mahasiswa Administrasi Publik, 1(2), 193–202. https://doi.org/10.30737/interaksi.v1i2.5279
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.