Abstract
Sampah plastik di Kota Balikpapan menyumbang 17% dari total produksi sampah kota, menduduki peringkat ketiga setelah sampah organik dan kertas. Salah satu kategori sampah yang mendapat perhatian secara nasional dan global adalah sampah plastik. Sampah plastik sendiri sulit terurai secara alami dan butuh waktu bertahun-tahun, jika penumpukan sampah plastik dibiarkan berlarut akan menimbulkan banyak masalah, seperti penyakit dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan plastik sebagai salah satu inovasi teknologi di bidang konstruksi, di mana plastik ini dapat digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan paving. Dalam penelitian ini, plastik PP digunakan sebagai pengganti semen dalam paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah paving block yang menggunakan campuran plastik PP dan pasir dapat memenuhi persyaratan penyerapan air sesuai standar SNI 03-0691-1996. Campuran yang digunakan antara plastik PP pavin dengan pasir yaitu 10%, 30%, 50% dengan bentuk wajik dengan pelelehan plastik temperatur 240○C. Penyerapang block dengan memanfaatkan plastik polypropylene sebagai pengganti semen mengalami penurunan seiring bertambahnya persentase plastik PP. penyerapan Variasi plastik 10% wajik memenuhi mutu B karena memperoleh nilai penyerapan 4.34%. Sedangkan pada penambahan 30% dan 50% plastik memperoleh nilai dibawah dari 3% yang berarti memenuhi mutu A pada SNI 03-0691 (1996)
Cite
CITATION STYLE
Ikram, M. F. D., Utomo, G., & Indriani, A. M. (2025). Analisis Daya Serap Air Paving Block Plastik Polypropylene. Jurnal Komposit, 9(1), 87–92. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.17592
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.