Abstract
Proses penuaan pada lanjut usia menyebabkan berbagai perubahan pada organ tubuh, baik secara fisik, psikis, maupun psikologis. Salah satu dampak yang sering muncul adalah penurunan fungsi kognitif yang dapat terjadi secara fisiologis maupun patologis akibat perubahan pada sistem saraf otak. Penurunan fungsi kognitif tersebut berpengaruh terhadap kemampuan lansia dalam menjaga keseimbangan serta melaksanakan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat meningkatkan ketergantungan lansia terhadap orang lain dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri (care dependence). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Posyandu lansia desa Rembang Pasuruan. Metode penelitian ini menggunakan Korelasional yaitu penelitian mengkaji hubungan antara variabel dengan pendekatan crosssectional. Populasi dari penelitian ini adalah 40 lansia di Posyandu Lansia Desa Rembang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 40 lansia. Penelitian ini menggunakan total sampling. instrument penelitian ini menggunakan Pedoman wawancara Mini Mental state Examination dan Index Katz. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic dengan uji korelasi spearman menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 20 lansia (50%) mengalami penurunan fungsi kognitif berat serta 27 lansia (67,5%) mengalami ketergantungan sebagian, Hasil uji statistik mendapatkan hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dengan p-value = 0,001. Kesimpulan Ada hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Posyandu lansia desa Rembang.
Cite
CITATION STYLE
Sakdia, J., & Hastuti, A. P. (2025). HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 18247–18255. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51297
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.