HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA

  • Sakdia J
  • Hastuti A
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proses penuaan pada lanjut usia menyebabkan berbagai perubahan pada organ tubuh, baik secara fisik, psikis, maupun psikologis. Salah satu dampak yang sering muncul adalah penurunan fungsi kognitif yang dapat terjadi secara fisiologis maupun patologis akibat perubahan pada sistem saraf otak. Penurunan fungsi kognitif tersebut berpengaruh terhadap kemampuan lansia dalam menjaga keseimbangan serta melaksanakan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat meningkatkan ketergantungan lansia terhadap orang lain dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri (care dependence). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Posyandu lansia desa Rembang Pasuruan. Metode penelitian ini menggunakan Korelasional yaitu penelitian   mengkaji   hubungan   antara variabel dengan pendekatan crosssectional. Populasi   dari   penelitian   ini adalah  40  lansia  di  Posyandu  Lansia Desa Rembang. Sampel yang   digunakan   dalam   penelitian   ini adalah 40  lansia. Penelitian ini menggunakan total sampling. instrument penelitian   ini   menggunakan   Pedoman wawancara Mini   Mental  state Examination   dan Index Katz. Analisa data yang digunakan  adalah  uji  statistic  dengan  uji korelasi spearman menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 20 lansia (50%) mengalami penurunan fungsi kognitif berat serta 27 lansia (67,5%) mengalami ketergantungan sebagian, Hasil uji statistik mendapatkan hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dengan p-value = 0,001. Kesimpulan Ada hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Posyandu lansia desa Rembang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sakdia, J., & Hastuti, A. P. (2025). HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 18247–18255. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51297

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free