ARTIKEL METAFORA ANTROPOMORFIS SEBAGAI LAMBANG IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT SABU

  • Agustinus Mahur F
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan bahasa Sabu, budaya Sabu, dan konseptualisasi orang Sabu, sebagaimana tercermin dalam metafora antropomorfik sebagai identitas budaya orang Sabu dalam pandangan bentuk dan maknanya. Studi ini digambarkan dari linguistik budaya, perspektif teoretis baru dalam linguistik kognitif yang mengeksplorasi hubungan bahasa, budaya, dan konseptualisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara bahasa Sabu, budaya Sabu, dan konseptualisasi orang Sabu, sebagaimana tercermin dalam metafora antropomorfik yang ditunjukkan oleh penggunaan organ tubuh manusia yang melekat pada entitas dalam lingkungan fisik. Selain menciptakan bentuk baru, lampiran juga menghadirkan makna baru karena perluasan makna dari makna denotatif ke konotatif. Ekspresi verbal dalam bahasa Sabu yang menunjukkan ciri-ciri metafora antropomorfik sebagai identitas budaya orang Sabu, antara lain, wat'tu ai 'mata air' yang mengacu pada pegas dan kepue lede 'kaki gunung' yang merujuk ke bagian bawah gunung. Karena bahasa berfungsi sebagai identitas budaya masyarakatnya, disarankan bahwa bahasa Sabu harus dipertahankan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustinus Mahur, F. B. (2019). ARTIKEL METAFORA ANTROPOMORFIS SEBAGAI LAMBANG IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT SABU. Jurnal Lazuardi, 2(2), 239–256. https://doi.org/10.53441/jl.vol2.iss2.13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free