FENOMENA PENGEMIS KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi di Sentra Wisata Kuliner Manukan)

  • Rusadi M
  • Legowo M
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi telah melumpuhkan berbagai sektot. Salah satunya sektor ekonomi. Banyak perusahana yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar-besaran. Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran. Masalah penggangguran ini dapat dijumpai pada perkotaan yang banyak terdapat masyarakat migrasi. Masyarakat migrasi yang tidak mampu bersaing akan cenderung bekerja pada sektor informal seperti pengemis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Lokasi peelitian berada di Sentra Kuliner, Manukan. Subjek penelitian adalah pengemis dewasa (sudah menikah dan memiliki anak) yang membawa anggota keluarga pada saat menjalankan tindakan mengemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi pengemis dengan sentra kuliner dikarenakan terdapat aktivitas sosial ekonomi yang menjadi ciri dalam memilih tempat mengemis. Adapun because of motive (motif sebab) diantaranya aspek pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan keluarga. Selanjutnya in order to motive (motif tujuan) adalah untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemi covid-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusadi, M. A., & Legowo, M. (2023). FENOMENA PENGEMIS KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi di Sentra Wisata Kuliner Manukan). Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 141–147. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4270

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free