ANALISIS KENYAMANAN TERMAL TERHADAP RUMAH TRADISIONAL ACEH

  • Maulinda M
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rumah merupakan salah satu tempat ternyaman yang ingin ditinggal oleh penggunanya, karena rumah merupakan tempat peristirahatan setelah melakukan kegiatan di luar rumah. Maka penggunanya pasti menginginkan suasana rumah yang dapat memberikan kenyamanan ‘termal’ ketika berada di dalam bangunan. Untuk mengetahui menggunakan parameter suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, radiasi udara, insulasi pakaian, dan metabolic rate yang diperlukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kenyamanan termal pada rumah adat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh material terhadap tingkat kenyamanan termal pada rumah tradisional Aceh beratap rumbia dan seng dengan menggunakan metode Predicted Mean Vote (PMV) dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD), standar SNI, serta melakukan wawancara dengan pemilik rumah untuk mengetahui bagaimana kenyamanan termal tersebut. Hasil analisis kenyamanan termal pada rumah Aceh beratap rumbia menunjukkan bahwa nilai PMV (-0.01)~(-0.49), nilainya berada pada kategori netral dengan nilai PPD berkisar antara 5%~10%. Nilai PMV untuk rumah Aceh beratap seng berkisar antara 0.44~0.96 yang dikategorikan sedikit hangat dengan nilai PPD berkisar antara 11%~40%. Hasil standar SNI  suhu udara dan kecepatan angin pada rumah Aceh atap rumbia memiliki nilai yang sudah memenuhi, kecuali pada kelembaban memiliki nilai yang tidak sesuai dengan standar. Sedangkan rumah material atap seng untuk parameter kelembaban dan kecepatan angin tidak memenuhi standar SNI 03-6572-2001, kecuali suhu udara  yang memiliki nilai  yang memenuhi standar. Hasil wawancara kenyamanan termal pagi pengguna menjelaskan bahwa pemilik rumah hanya merasa nyaman berada di rumah adat Aceh beratap rumbia. Hasil PMV, PPD dan wawancara menunjukkan bahwa kondisi kenyamanan termal pada rumah adat Aceh beratap rumbia nyaman untuk digunakan beraktivitas dibandingkan rumah Aceh beratap seng, sehingga perlu pendingin buatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maulinda, M. (2023). ANALISIS KENYAMANAN TERMAL TERHADAP RUMAH TRADISIONAL ACEH. Arsitekno, 10(1), 1. https://doi.org/10.29103/arj.v10i1.8928

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free