Abstract
Pendahuluan: Hipertensi sering menjadi masalah kesehatan yang umum dialami lansia. Gaya hidup memiliki peran penting terhadap kesehatan lansia. Pola hidup yang kurang sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Bojong Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Karangtengah Kabupaten Cianjur. Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh lansia di Desa Bojong Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Karangtengah Kabupaten Cianjur dengan sampel sebanyak 347 orang. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian adalah Individual Lifestyle Profile (ILP) Scale untuk variabel gaya hidup. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki gaya hidup tidak baik yaitu sebanyak 210 orang (60,5%) dan tidak mengalami hipertensi yaitu sebanyak 201 orang (57,9%). Terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Bojong Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Karangtengah Kabupaten Cianjur dengan p-value 0,001 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Bojong Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Karangtengah Kabupaten Cianjur. Kata Kunci: Gaya Hidup, Hipertensi, Kesehatan Kardiovaskuler, Lansia, Perilaku Kesehatan
Cite
CITATION STYLE
Iskani, L. (2025). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Health Society, 14(2), 121–129. https://doi.org/10.62094/jhs.v14i2.236
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.