Abstract
Kondisi stunting pada anak ini disebabkan oleh faktor multidimensi yang saling berkaitan. Kondisi stunting ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain adalah faktor ibu, faktor bayi dan balita, serta faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Saat ini, remaja merupakan salah satu target pemerintah dalam penurunan angka kejadian stunting, karena remaja merupakan kelompok yang memiliki andil besar dalam menentukan masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah pernikahan dini, Berdasarkan data dari Kementerian Agama Kota Padang tahun 2023 pernikahan dibawah usia 19 tahun terdapat 26 orang pada tahun 2022. Target dalam pengabdian Masyarakat ini adalah siswa/siswi SMA Muhammdiyah I Kota Padang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja sejak dini Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara memberikan edukasi tentang pernikahan dini, kesehatan reproduksi, pengenalan nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan pengenalan produk sebagai Upaya pencegahan stunting pada anak remaja. Hasil pengabdian ini didapatkan 73% mengetahui tentang stunting, 53% tahu tentang ksehatan reproduksi, 86% tahu tentang pernikahan dini dan 55% pernah mengkonsumsi susu nabati. Namun sebagian besar siswa/siswi sebelum diberikan edukasi belum memahami kaitan antara stunting dengan remaja. Diharapkan kepada sekolah agar memberikan edukasi pada remaja melalui organisasi kegiatan siswa supaya terhindar dari kejadian stunting pada generasi berikutnya.
Cite
CITATION STYLE
Asmeri Lamona, Meta Rikandi, Desi Asmaret, Chintia Pratama Putri, & Rahmad Saputra. (2024). Edukasi Tentang Pernikahan Dini Dan Kesehatan Reproduksi Serta Pengenalan Nilai-Nilai AIK Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Mulai Usia Dini. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK), 3(2), 68–72. https://doi.org/10.33757/jpik.v3i2.76
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.