Kompleks Polielektrolit Kitosan-Xanthan sebagai Matriks Sediaan Mukoadhesif

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sediaan mukoadhesif merupakan bentuk sediaan farmasi dengan waktu tinggal di lambung yang lebih panjang sehingga dapat meningkatkan bioavalilabilitas obat. Untuk membuat sediaan mukoadhesif ini diperlukan eksipien yang dapat menempel pada mukosa lambung dan memiliki daya mengembang yang sesuai untuk mengatur pelepasan obat dari sediaan. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa kompleks polielektrolit kitosan-xanthan dengan perbandingan 1:1 memiliki daya mengembang yang sesuai untuk dikembangkan sebagai sediaan mukoadhesif. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kemampuan eksipien kompleks polielektrolit kitosan-gum xanthan (KPKX) sebagai matriks sediaan granul mukoadhesif tertahan di lambung. Pada penelitian ini KPKX 1:1 digunakan sebagai matriks pada granul mukoadhesif dengan perbandingan obat dengan KPKX (1:1, 1:2, dan 1:3), dengan diltiazem HCl sebagai model obat. Granul dibuat dengan metode granulasi basah, kemudian diuji kemampuan menempel secara in vitro, serta profil pelepasan obatnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa formula F2 yang mengandung diltiazem HCl dengan KPKX 1:1 mampu tetap menempel di mukosa lambung hingga 8-12 jam dan menunjukkan profil pelepasan obat yang terkendali hingga 8 jam. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa KPKX dapat merupakan eksipien yang sesuai untuk digunakan sebagai matriks mukoadhesif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, K. S. S., Surini, S., & Sulistomo, B. (2017). Kompleks Polielektrolit Kitosan-Xanthan sebagai Matriks Sediaan Mukoadhesif. Pharmaceutical Sciences and Research, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.7454/psr.v4i1.3631

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free