Abstract
Problematika riset ini adalah kesenjangan antara idealisme dalam teori pendidikan spiritual dan realitasnya, terutama terkait islamophobia di Indonesia. Meskipun pendidikan spiritual seharusnya mendorong toleransi dan humanisme tanpa diskriminasi terhadap praktik keagamaan tertentu, seperti niqab dan cadar, namun islamophobia masih menjadi masalah yang berkembang di Indonesia, mengindikasikan kelemahan implementasi pendidikan spiritual. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif-pustaka dengan mengumpulkan data primer dari literatur relevan dan data sekunder yang mendukung. Analisis dilakukan dengan metode Iceberg dan U-Theory serta pendekatan fenomenologi, dengan tujuan mengeksplorasi konsep spiritual yang dapat mengurangi islamophobia, khususnya setelah tragedi terorisme Bali tahun 2002. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan spiritual dan promosi moderasi beragama dapat mengurangi islamophobia dengan menyebarkan pemahaman yang benar tentang Islam, mengingat kesalahpahaman tentang ajaran Islam sering menjadi penyebab islamophobia.
Cite
CITATION STYLE
Zami, M. R. Z., Hafizh, M., & Juwita, D. H. K. (2024). UPAYA MENGATASI ISLAMOPHOBIA DI INDONESIA MELALUI PENDIDIKAN SPIRITUAL (Iceberg and U-Theory Analisyst). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 13(1), 130–139. https://doi.org/10.24090/jimrf.v13i1.11489
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.