Abstract
Kebutuhan akan pangan merupakan hal yang krusial bagi kehidupan manusia, tak heran menjadi salah satu tujuan pembangunan bersama oleh negara-negara di dunia terkait dengan mengakhiri kelaparan, memperoleh ketahanan pangan, memperbaiki kualitas nutrisi serta mengajukan sistem pertanian yang berkelanjutan. Indonesia memiliki masalah dalam hal ketahanan pangan, terutama di Papua dan Papua Barat dengan nilai indeks ketahanan pangan terendah di tahun 2022, padahal daerah-daerah ini memiliki potensi pertanian yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran umum tingkat ketahanan pangan di Papua dan Papua Barat serta melihat variabel yang memengaruhinya. Data yang digunakan merupakan data 42 kabupaten/kota di provinsi Papua dan Papua Barat bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Badan Ketahanan Pangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Diperoleh bahwa sebanyak 25 kabupaten/kota masih masuk dalam kategori rentan pangan. Daya beli serta tingkat kesehatan masyarakat merupakan faktor kunci untuk meningkatkan ketahanan pangan di Papua dan Papua Barat.
Cite
CITATION STYLE
Eliezer, W. R. (2024). Pengaruh Aksesibilitas dan Kesehatan Masyarakat terhadap Ketahanan Pangan di Papua dan Papua Barat Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 203–210. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2100
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.