Pandangan Maqasid Al-Syari‘ah (Hukum Islam) Perspektif Al-Syatibi dan Jasser Auda

  • Zahroh F
N/ACitations
Citations of this article
160Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maqa>s}id Al-Shari>‘ah  yang dikembangkan oleh Al-Syatibi merupakan penggabungan dari ide-ide maqa>s}id dengan teori usul fikih lama. Hal ini terdapat pada karyanya al-muawafaqat yang mana menjelaskan mengenai pembagian maqa>s}id menjadi dua bagian yakni maksud sha>ri‘ dan maksud mukalaf. Maqa>s}id klasik lebih mengarah pada individual, kaku, sempit, dan hierarkis. Berbeda halnya dengan Jasser Auda yang mengembangkan Maqa>s}id dengan pendekatan sistem dan membagi hukum Islam menjadi fitur cognition, wholeness, opennes, interrelated -hierarchy, multidimensionality, dan porposefulness. Kedua pandangan di atas dari segi klasik dan kontemporer memiliki perbedaan yang mana maqa>s}id klasik berpola perlindungan dan penjagaan, sedangkan maqa>s}id kontemporer yang digagas oleh Jasser Auda berpola pembangunan dan hak-hak manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahroh, F. H. (2021). Pandangan Maqasid Al-Syari‘ah (Hukum Islam) Perspektif Al-Syatibi dan Jasser Auda. Al-I’jaz : Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah Dan Keislaman, 3(1), 19–30. https://doi.org/10.53563/ai.v3i1.46

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free