Pengaruh Identitas Sosial dan Ideologi Terhadap Persepsi Keadilan Dalam Cancel Culture serta Dampaknya Pada Kualitas Dialog Publik

  • Ambiyar C
  • Taasiringan C
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena cancel culture telah menjadi praktik sosial yang semakin menonjol di ruang publik digital. Di balik klaimnya sebagai bentuk akuntabilitas sosial, praktik ini memunculkan perdebatan mengenai apakah ia merepresentasikan keadilan sosial atau justru mencederai prinsip kebebasan berekspresi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh identitas sosial dan ideologi politik terhadap persepsi keadilan dalam cancel culture, serta dampaknya terhadap kualitas dialog publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional terhadap 155 pengguna aktif media sosial berusia 18–35 tahun di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung, tidak langsung (mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas sosial dan ideologi politik berpengaruh signifikan terhadap persepsi keadilan dalam cancel culture. Persepsi keadilan selanjutnya berpengaruh terhadap kualitas dialog publik dan memediasi hubungan antara variabel independen dan dependen. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai dinamika moral, ideologis, dan identitas kelompok dalam partisipasi digital, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan ruang diskusi daring yang lebih deliberatif, inklusif, dan adil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ambiyar, C. A., & Taasiringan, C. M. (2026). Pengaruh Identitas Sosial dan Ideologi Terhadap Persepsi Keadilan Dalam Cancel Culture serta Dampaknya Pada Kualitas Dialog Publik. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(1), 41–53. https://doi.org/10.60126/jim.v4i1.1414

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free