PERANCANGAN KARYA MONOLOG MAJIR DENGAN MENERAPKAN DANCE THEATER SEBAGAI KONSEP PERTUNJUKAN

  • Lestari S
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laporan ini merupakan perancangan proses pembuatan karya teater berjudul Majir dari terciptanya gagasan sampai pada tahap pementasan. Karya Majir menceritakan keadaan seseorang perempuan yang mengalamai kondisi infertilitas, tidak dapat memiliki anak atau mandul. Tokoh Inai dalam karya ini merupakan seorang dukun beranak yang tidak mempunyai anak. Harapan besarnya untuk memiliki anak membuat Inai frustasi dan mempertanyakan kepada Tuhan mengapa ia berbeda dari perempuan lainnya, hingga akhirnya ia berusaha untuk menerima keadaannya. Pengkarya menggunakan spirit suku Dayak Kanayatn sebagai latar tempat, waktu peristiwa ini terjadi. Bentuk penggarapan karya Majir adalah monolog dengan menerapkan dance theater dalam konsep pertunjukannya. Monolog sebuah ilmu terapan seni peran di mana seorang aktor memainkan satu tokoh seorang diri di atas panggung. Dance theater merupakan sebuah bentuk pertunjukan di mana tidak hanya berupa gerak-gerak indah saja yang disajikan namun lebih cenderung pada penyampaian suasana melalui teatrikalnya. Ruang pertunjukan dibuat tidak berjarak antara penonton dan pemeran untuk menciptakan tontonan yang lebih intim. Melalui konsep ini pengkarya ingin menyajikan tontonan yang lebih segar, agar tujuan terciptanya karya lebih mudah diterima dan dipahami.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, S. E. (2021). PERANCANGAN KARYA MONOLOG MAJIR DENGAN MENERAPKAN DANCE THEATER SEBAGAI KONSEP PERTUNJUKAN. DESKOVI : Art and Design Journal, 4(2), 56. https://doi.org/10.51804/deskovi.v4i2.1567

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free