Abstract
Beberapa pemimpin memiliki gangguan kepribadian narsistik atau menampilkan unsur narsistik dalam kepemimpinannya. Yang dicari dan dibutuhkan pemimpin narsistik dalam kepemimpinannya adalah dukungan dan penghormatan jemaat untuk menutupi perasaan kepribadian mereka yang tidak memadai. Untuk itu mereka mengembangkan kemampuan mereka untuk memanipulasi orang lain dan selalu berusaha tampil atraktif dalam mengembangkan kecakapan interpersonal. Hasilnya ialah mereka mendapatkan pengikut yang memenuhi kebutuhan mereka itu. Untuk itu sangat penting melalui tulisan ini membahas tentang karakteristik kepemimpinan narsisistik dalam gereja dan bagaimana menanangani kepemimpinan narsisitik tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Weismann, I. Th. J. (2019). PEMIMPIN NARSISISTIK DALAM ORGANISASI GEREJA. Diegesis : Jurnal Teologi, 4(2), 15–25. https://doi.org/10.46933/dgs.vol4i215-25
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.