Menelaah Perpsektif Maqashid Ibnu Asyur dalam Ragam Hukum Poligami

  • Arifandi F
  • Zein I
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pandangan maqashid syariah Ibnu ‘Asyur terkait hukum poligami dengan melihat kepada konteks maslahat yang tertuang dalam surat An-Nisa ayat 3 dan 129 serta dalil pendukung lainnya. Jenis  penelitian  ini  merupakan  pelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka, sehingga peneliti mengkaji literatur yang terkait dengan Al-Tahir  Ibn  Asyur. Data utama yang digunakan adalah kitab nadzariyatu-l-maqshid ‘inda-l-imam at tahir ibnu ‘asyur dan kitab al maqashid as-syar’iyyah karya imam Ibnu Asyur. Melalui literature review ditemukan bahwa kebolehan poligami dalam pandangan Ibnu ‘Asyur adalah terikat pada syarat mampu dan adil. Adapun maslahat yang dapat diraih dari poligami adalah bahwa dengannya potensi zina bisa dihindarkan, sarana memperbanyak keturunan, serta jaminan wanita yang populasinya lebih banyak dari lelaki. Selanjutnya diperkuat dalam tafsir At Tahrir wat tanwir bahwa prinsip adil harus menjadi pondasi suami dalam berpoligami untuk menghindari mafsadat yang lebih besar, seperti nusyuz dan anak yang membangkang dari orang tuanya. Ini bermakna bahwa poligami tidak mutlak mempunyai hukum mubah, namun bisa juga menjadi makruh bahkan haram tergantung pada terpenuhinya syarat dan kondisi suami.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arifandi, F., & Zein, I. M. (2025). Menelaah Perpsektif Maqashid Ibnu Asyur dalam Ragam Hukum Poligami. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(5), 3585–3593. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i5.1669

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free