Hibriditas Budaya dalam Fandom K-Pop: Konstruksi Identitas Kolektif Penggemar di Era Digital Indonesia

  • Hesti Amelia Mawardani
  • Arief Sudrajat
N/ACitations
Citations of this article
162Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena K-Pop telah berkembang menjadi bagian penting dari budaya populer global, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya K-Pop dalam membentuk identitas kolektif di kalangan penggemarnya di Indonesia. Menggunakan kajian teoritis dan analisis literatur, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana budaya K-Pop diterima, diadaptasi, dan diintegrasikan ke dalam kehidupan penggemar, sekaligus menciptakan ruang untuk solidaritas dan interaksi sosial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa budaya K-Pop tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai instrumen globalisasi yang menghasilkan hibriditas budaya. Identitas kolektif penggemar terbentuk melalui nilai-nilai yang ditawarkan oleh budaya K-Pop, seperti solidaritas komunitas dan pengaruh estetika budaya Korea yang disesuaikan ke dalam konteks lokal. Penelitian ini memperluas pemahaman tentang dinamika budaya populer di era globalisasi serta dampaknya terhadap identitas sosial di Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hesti Amelia Mawardani, & Arief Sudrajat. (2025). Hibriditas Budaya dalam Fandom K-Pop: Konstruksi Identitas Kolektif Penggemar di Era Digital Indonesia. DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA, 12(1), 66–80. https://doi.org/10.33541/dia.v12i1.6970

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free