Remitansi untuk Hidup di Desa Kayupuring, Petungkriyono, Pekalongan

  • Khoiriyah
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Migrasi adalah salah satu cara masyarakat pedesaan mencari nafkah. Jenis migrasi yang paling umum adalah migrasi non-permanen, di mana mereka masih ingin kembali dan menetap di desa asal. Ketika mereka bermigrasi, mereka mengirimkan sebagian dari pendapatan mereka ke desa dalam bentuk remitansi, yang sering dianggap penting untuk penghidupan di pedesaan. Artikel ini mempertanyakan, bagaimana strategi para migran dari Desa Kayupuring, Pekalongan, Jawa Tengah, dalam mengelola remitansi untuk penghidupan yang berkelanjutan di desa? Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang mendukung hasil survei ekonomi rumah tangga dan dielaborasi dengan studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan remitansi untuk penghidupan adalah dengan mempertahankan mata pencaharian mereka untuk mendapatkan jaminan stabilitas ekonomi rumah tangga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khoiriyah. (2023). Remitansi untuk Hidup di Desa Kayupuring, Petungkriyono, Pekalongan. Lembaran Antropologi, 2(1), 68–82. https://doi.org/10.22146/la.4227

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free