Peran Partai Politik Lokal Aceh Dalam Dinamika Politik Pasca MoU Helsinki

  • Nofriadi N
  • Maulidiah K
  • Fadiya N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki tahun 2005 menjadi titik balik dalam politik Aceh, dengan mengakomodasi partisipasi partai politik lokal dalam kompetisi elektoral. Studi kualitatif ini menggunakan studi kasus kualitatif dengan Teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen sebagai mediator kepentingan masyarakat. Dalam kerangka teori milik Johan Galtung serta teori sistem politik lokal di Aceh belum sepenuhnya mampu menjembatani aspirasi masyarakat dan mewujudkan tata Kelola politik yang partisipatif. Meskipun partai lokal memperkuat representasi politik Aceh, Keberadaannya memerlukan penguatan sistem multipartai yang inklusif untuk mencegah monopoli kekuasaan dan menjamin stabilitas politik jangka panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nofriadi, N., Maulidiah, K., Fadiya, N., Al-Fatin, F., & Fatih, M. (2025). Peran Partai Politik Lokal Aceh Dalam Dinamika Politik Pasca MoU Helsinki. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(3), 454–467. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i3.5361

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free