Abstract
Kemajuan teknologi, termasuk pencetakan 3D, memungkinkan pembuatan prototipe dari desain digital menggunakan printer 3D. Metode populer yang digunakan adalah Fused Deposition Modeling (FDM) dengan material termoplastik seperti Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) karena kualitas baik dan harga terjangkau. Dalam proses 3D printing, suhu nosel dan jenis isian memengaruhi sifat mekanik hasil cetak. Penelitian ini bertujuan mengetahui kekuatan tarik ABS dengan variasi suhu nosel dan jenis isian. Hasil uji tarik menunjukkan suhu 230°C menghasilkan tegangan luluh lebih tinggi pada sebagian besar jenis isian dibanding 240°C. Suhu 240°C cenderung meningkatkan tegangan maksimum pada isian grid dan concentric, namun tidak pada gyroid dan lines. Jenis isian concentric memiliki elongasi tertinggi pada kedua suhu, menunjukkan keuletan lebih baik dibanding jenis isian lain. Temuan ini diharapkan menjadi referensi parameter cetak optimal.
Cite
CITATION STYLE
Ma’mun, H., Supriyanto, J., Khusnun Naufal, G., Burhanudin, A., & Hermana, R. (2025). Analisis Kekuatan Hasil Printer 3D Dengan Filamen Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) Berdasarkan Variasi Suhu Nosel dan Jenis Isian. IRA Jurnal Teknik Mesin Dan Aplikasinya (IRAJTMA), 4(2), 128–135. https://doi.org/10.56862/irajtma.v4i2.247
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.