Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara

  • Khatimah N
  • Nursani N
  • Fathir F
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khatimah, N. H., Nursani, N., & Fathir, F. (2025). Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(3), 1550–1558. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.7928

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free