Menabur Benih Active Citizenship di Desa: Studi Aktivisme NGO dalam Pemberdayaan Perempuan

  • Sauki M
  • Hidayat R
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini membahas peran penyadaran sosial NGO berorientasi penguatan efikasi politik dan kontrol demokratis kelompok perempuan terhadap kinerja Pemerintahan Desa dalam pengelolaan pembangunan, ditinjau dari konsep active citizenship as a demand yang menghendaki kehadiran warga-negara aktif. Dilatari kenyataan bahwa hampir sebagian besar perempuan di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat mutlak tidak pernah dilibatkan dalam forum perencanaan-penganggaran yang selama ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dan BPD, LAKPESDAM PCNU Kabupaten Bima telah melaksanakan sebuah program pemberdayaan masyarakat di tahun 2017-2018 silam untuk mengatasi kondisi miris ini. Melalui studi kualitatif-deskriptif, peneliti berupaya mencari gambaran aktual perihal dinamika pelaksanaan peran conscientization NGO tersebut sekaligus mengungkap cerita perubahan paling signifikan yang muncul sebagai akibat intervensinya. Meski hanya melaksanakan program dengan pendanaan utuh dari International Funding Agency, LAKPESDAM PCNU Kabupaten Bima mampu merintis jejak penerapan gagasan active citizenship as a demand di mana unsur masyarakat sipil tertentu didorong berani mengekspresikan klaim kepada para pemegang kuasa di desa melalui saluran alternatif ketika berhadapan dengan kondisi keterbatasan akses partisipasi dalam mekanisme reguler.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sauki, M., & Hidayat, R. (2022). Menabur Benih Active Citizenship di Desa: Studi Aktivisme NGO dalam Pemberdayaan Perempuan. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 6(2). https://doi.org/10.58258/jisip.v6i2.2983

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free