Abstract
Pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dalam RPJMN 2015-2019 karena dengan melalui multiplier effect-nya sektor pariwisata dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020 memiliki persebaran daya tarik wisata yang belum merata antar kabupaten/kota lainnya. Ketidakmerataan persebaran jumlah daya tarik wisata tersebut yang menjadi latar belakang penulis dalam melakukan pengelompokkan kabupaten/kota di Jawa Tengah berdasarkan potensi pariwisata. Penelitian ini menggunakan 8 variabel yang berkaitan dengan potensi pariwisata. Unit analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah analisis klaster k-means yang terkenal dengan kemudahan dalam algoritmanya. Penelitian ini menghasilkan 4 kelompok kabupaten/kota dengan potensi wisata rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi dan masing-masing terdiri dari 8 kabupaten/kota, 4 kabupaten/kota, 22 kabupaten/kota dan 1 kabupaten. Pemerintah diharapkan dapat mengetahui potensi wisata yang dimiliki masing-masing daerah sebelum memprioritaskan pengembangan wisata pada Provinsi Jawa Tengah.
Cite
CITATION STYLE
Maulidia, S., & Astuti, E. T. (2022). Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Berdasarkan Potensi Pariwisata Tahun 2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 405–414. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1480
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.