Kontras Enema Sebagai Prosedur Diagnosis Hirschsprung Disease

  • Rizqita F
  • Zuhan A
N/ACitations
Citations of this article
111Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hirschsprung disease adalah penyakit bawaan sejak lahir dengan tanda dan gejala utama konstipasi atau obstruksi usus, yang biasanya muncul segera setelah lahir sehingga terjadi keterlambatan pengeluaran mekonium. Hirschsprung disease terjadi karena tidak adanya sel ganglion pada kolon distal yang mengakibatkan inhibisi fungsional berupa inkordinasi gerakan peristaltik sehingga terjadi gangguan pasase usus. Pada bayi atau anak dengan hirschsprung disease biasanya akan mengalami gejala lain seperti distensi abdomen, muntah, muncul gejala enterocolitis hingga malnutrisi. Pasien dengan indeks kecurigaan yang tinggi untuk hirschsprung disease harus menjalani evaluasi diagnostik. Salah satu pemeriksaan penunjang yang valid untuk diagnostik hirschsprung disease adalah kontras enema. Kontras enema adalah pemeriksaan penunjang yang tersedia secara luas untuk hirschsprung disease. Kontras yang larut dalam air dimasukkan ke dalam usus besar menggunakan kateter yang ditempatkan melalui anus diikuti dengan pencitraan fluoroskopi langsung. Namun, prosedur kontras enema dihindari pada pasien dengan gejala enterocolitis karena risiko perforasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizqita, F., & Zuhan, A. (2022). Kontras Enema Sebagai Prosedur Diagnosis Hirschsprung Disease. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 1(2), 118–123. https://doi.org/10.57218/jkj.vol1.iss2.398

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free