Abstract
Pendekatan eklektik atau integratif saat i ni m uncul s ebagai s alah satu alternatif andalan dalam pemberian intervensi psikologi dibandingkan penggunaan pendekatan konseling murni. Art ikel ini mencoba untuk memb erikan gambaran t entang pelaks anaan k onseling eklekt ik y ang mengkombinasikan pendekatan Person Centered dan Rational Emot ive Behavior dengan kerangka kerja Skilled Helper Mo del dari Egan. Person Centered dipilih karena klien merasa t idak dit erima oleh lingkungan sehingga ti dak dapat beraktualisasi diri dengan baik. Adapun Rational Emot ive Behavior diper lukan karena sumber masalah klien adalah pada k ecenderungannya untuk berfikir tidak ras ional dan melemahkan diri. Oleh kar ena itu, setelah klien meras a diterima s epenuhnya oleh ko nselor, k lien k emu dian diajar i untuk mengubah fikiran dan k eyakinannya dengan merekonstruksi persepsi dan fikirannya agar menjadi lebih logis dengan menggunakan teknik dan tata cara yang s esuai. Untuk memastikan proses k onseling berjalan dengan teratur dan memberikan hasil, konselor menjadikan model Skilled Helper dari Egan sebagai kerangka kerja dalam melakukan sesi konseling ini.
Cite
CITATION STYLE
Dwi Astuti, Y. (2016). Konseling Eklektik Dengan Kerangka Kerja Skilled Helper Model. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penlitian Psikologi, 21(2), 111–126. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol21.iss2.art2
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.