Penerapan Data Hujan Satelit GPM dan Metode FJ. Mock Untuk Alih Ragam Hujan Menjadi Debit di DAS Welang

  • Rizki Tri Utami
  • Suhartanto E
  • Yuliani E
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

DAS Welang berperan penting dalam suplai air, namun memiliki ketersediaan data terbatas yang disebabkan oleh kerusakan alat atau kesalahan dalam pencatatan data hidrologi, sehingga data yang dihasilkan kurang akurat dan signifikan. Pada penelitian ini menggunakan data Satelit GPM sebagai solusi atas keterbatasan data curah hujan dan Metode FJ. Mock untuk alih ragam curah hujan menjadi debit, yang hasilnya digunakan dalam perhitungan debit andalan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air. Tahap yang dilakukan berupa analisis kalibrasi dan validasi dengan metode Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) dan Koefisien Korelasi (R). Hasil analisis data hujan Satelit GPM dengan stasiun hujan observasi diperoleh NSE mencapai 0,891 dan Koefisien Korelasi (R) mencapai 0,944. Sedangkan, hasil analisis debit model Metode FJ. Mock dan debit AWLR diperoleh NSE mencapai 0,592 dan Koefisien Korelasi (R) mencapai 0,870. Selain itu, hasil analisa debit andalan untuk kebutuhan irigasi menggunakan periode bulanan dengan probabilitas 80% (Q80) diperoleh nilai rerata 4,66 m3/detik, nilai minimum 1,58 m3/detik, nilai maksimum 9,10 m3/detik, sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku menggunakan periode tahunan dengan probabilitas 95% (Q95) sebesar 1,67 m3/detik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizki Tri Utami, Suhartanto, E., & Yuliani, E. (2025). Penerapan Data Hujan Satelit GPM dan Metode FJ. Mock Untuk Alih Ragam Hujan Menjadi Debit di DAS Welang. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 5(2), 975–984. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.092

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free