PREDIKSI EMISI GAS RUMAH KACA PADA SEKTOR ENERGI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ARIMA

  • Pramita A
  • Nur Kholisoh
  • Rohil Agatha Lusia
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan cuaca ekstrem menjadi masalah global yang sangat memprihatinkan, termasuk di Indonesia. Salah satu penyebab hal ini adalah emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang diproduksi oleh aktivitas manusia. Berdasarkan data BPS tahun 2021, sektor energi merupakan salah satu penyumbang emisi GRK yang terbanyak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi tingkat emisi GRK yang dihasilkan dari sektor energi dengan menggunakan model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Adapun data yang digunakan yaitu data historis dari tahun 2000 – 2019 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa grafik hasil prediksi emisi gas rumah kaca di Indonesia mengalami peningkatan secara signifikan hingga tahun 2030. Artinya pada tahun-tahun mendatang sektor energi masih diprediksi sebagai penyumbang utama emisi GRK di Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pramita, A., Nur Kholisoh, & Rohil Agatha Lusia. (2023). PREDIKSI EMISI GAS RUMAH KACA PADA SEKTOR ENERGI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ARIMA. Fraction: Jurnal Teori Dan Terapan Matematika, 3(2), 63–70. https://doi.org/10.33019/fraction.v3i2.47

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free