Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat sebagai strategi persuasif dalam iklan produk L’Oréal Paris. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang diikuti dengan pemaparan deskriptif menggunakan metode analisis isi dalam mengidentifikasi data yang diteliti. Penelitian ini mengacu pada teori Gorys Keraf dan Pachocińska yang terdiri dari argumentasi dengan fakta (l’argument avec des faits), pertanyaan retorik (la question rhétorique), kalimat impetaif (la phrase impérative), dan kalimat eksklamatif (la phrase exclamative). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik simak-catat serta teknik analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubermen yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat puluh (40) kutipan yang mengandung strategi persuasif. Terdapat tiga belas (13) data iklan produk L’Oréal Paris. Berdasarkan analisis data, semua jenis strategi persuasif ditemukan dalam iklan L’Oréal Paris. Argumentasi dengan fakta (l’argument avec des faits) ditemukan sebanyak tujuh (7) kutipan dengan persentase 17%, pertanyaan retorik (la question rhétorique) ditemukan sebanyak lima (5) kutipan dan gambar dengan persentase 12%, kalimat impetaif (la phrase impérative) ditemukan sebanyak sebelas (11) kutipan, dan kalimat eksklamatif (la phrase exclamative) ditemukan sebanyak tujuh belas (17) kutipan dengan persentase 40% yang merupakan strategi dominan yang terdapat pada iklan L’Oréal Paris.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, G. T., Subur Ismail, & Wahyu Tri Widyastuti. (2022). Strategi persuasif dalam iklan produk l’Oréal Paris. Franconesia, 1(1), 43–50. https://doi.org/10.21009/franconesia.11.5
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.