SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN CABAI BERBASIS WEBSITE

  • Sari, S.Kom.,M.Kom C
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cabai merupakan salah satu tanaman di bidang pertanian yang banyak di budidayakan di Indonesia yang memiliki bebrapa masalah, satu masalah yang sering dihadapi oleh petani cabai adalah kurangnya pengetahuan tentang hama dan penyakit yang menyerang tanamannya. Terbatasnya jumlah pakar yang ada mengakibatkan petani mengalami kesulitan untuk berkonsultasi dengan pakar jika sewaktu- waktu tanaman cabai mereka diserang oleh hama dan penyakit. Penelitian ini bertujuan Membangun sistem pakar untuk mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman cabai yang berbasis website menggunakan metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan merancang perangkat lunak system pakar menggunakan metode Forward Chaining sebagai proses pelacakan sedangkan metode Certainty Factor merupakan cara untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti ataukah tidak pasti, dengan sistem tersebut mampu melakukan diagnosa hama dan penyakit pada tanaman cabai berdasarkan gejala-gejala yang diberikan. Berdasarkan hasil perhitungan, maka keterangan tingkat keyakinan berdasarkan tabel interpretasi dari pakar dan persentase akhir sebesar 83,1% adalah Sangat Mungkin kedua metode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Sistem ini dibangun untuk menyimpan keahliah seorang pakar hama dan penyakit pada tanaman cabai, sehingga sistem ini dapat dijadikan asisten pandai dibidang pertanian sebagai sumber pengetahuan user.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, S.Kom.,M.Kom, C. R. (2020). SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN CABAI BERBASIS WEBSITE. Jurnal Teknologi Informasi Mura, 12(02), 145–155. https://doi.org/10.32767/jti.v12i02.998

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free