PENGARUH TINGKAT KEASAMAN LARUTAN PENUMBUH PADA MORFOLOGI NANOROD

  • FAUZIYYAH S
  • PUTRI A
  • SARAGI T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nanostruktur ZnO satu dimesi (1D), terutama nanorods, memiliki keunggulan diantaranya mudah difabrikasi, proses sederhana serta biaya yang relatif murah. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses fabrikasi nanorod ZnO adalah pH dari larutan penumbuhnya. Pada penelitian ini, ZnO akan ditumbuhkan pada seed layer ZnO menggunakan metode self-assembly pada kondisi penumbuhan dalam lingkungan asam (acidic growth) membentuk morfologi nanorod ZnO. Kondisi lingkungan asam dilakukan dengan menambahkan hydrochloric acid (HCl) pada saat proses penumbuhan. Untuk mengetahui pengaruh kondisi lingkungan asam, dilakukan variasi tingkat keasaman (pH) mulai dari 4, 5, dan 6. Hasil pengukuran X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa nanorod ZnO yang terbentuk memiliki struktur hexagonal wurtzite dengan orientasi bidang dominan pada hkl (002). Berdasarkan hasil foto Scanning Electron Microscope (SEM), pH larutan penumbuh mempengaruhi morfologi nanorod ZnO. Ukuran diameter nanorod ZnO mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya keasaman larutan penumbuh. Nanorod ZnO dengan pH 6 menunjukkan hasil nanorod yang paling merata dengan diameter paling kecil.Kata kunci: zinc oxide, nanorod, self-assembly, penumbuhan dalam lingkungan asam

Cite

CITATION STYLE

APA

FAUZIYYAH, S. G., PUTRI, A. E., SARAGI, T., SYAKIR, N., & SAFRIANI, L. (2023). PENGARUH TINGKAT KEASAMAN LARUTAN PENUMBUH PADA MORFOLOGI NANOROD. Jurnal Material Dan Energi Indonesia, 13(01), 16. https://doi.org/10.24198/jme.v13i01.48777

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free