Abstract
Keluarga dan pendidikan tidak bisa dipisahkan, pendidikan di lingkungan keluarga terjadi sejak anak lahir, bahkan setelah anak dewasa pun orang tua masih berhak memberikan pendidikan kepada anaknya. Tetapi saat ini banyak orang tua yang lupa dan menyerahkan tanggung jawab mendidik anaknya hanya kepada sekolah atau guru. Padahal sekolah atau guru hanya sebatas membantu orang tua dalam mendidik anak dalam lingkungan sekolah. Orang tua banyak disibukkan dengan pekerjaannya, sehingga pola intensitas komunikasi orang tua dengan anak pun berkurang. Semestinya anak bisa berbagi informasi dan masalah mereka pada orang tua tetapi intensitas komunikasi jadi berkurang atau bahkan tidak ada. Padahal di sisi lain pola intensitas komunikasi merupakan tingkat kedalaman penyampaian pesan dari individu sebagai anggota keluarga kepada yang lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa besar Pola Intensitas Komunikasi Antara Orang tua dan Anak terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah, dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif, dengan memakai teknik korelasi sebab akibat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Pola Komunikasi Orang tua Dan Anak Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah. Sebab seorang anak yang tumbuh dalam sebuah keluarga yang tinggi tingkat pola intensitas komunikasinya maka akan memiliki perkembangan sosial yang baik pula.
Cite
CITATION STYLE
Abdul Azis, M., & Fawaida, U. (2021). Pola Intensitas Komunikasi Orang Tua dan Anak terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.53915/jbki.v1i1.116
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.