Budaya Komunikasi Masyarakat Nelayan

  • Imran B
  • Subrina S
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Budaya komunikasi adalah salah satu cara masyarakat untuk melakukan interaksi kepada orang lain atau dengan cara melakukan kebiasaan yang ada dimasyarakat misalnya degan melakukan ritual yang sudah menjadi kebiasaan orang tua dulu, jadi setiap budaya tersebut terdapat nilai - nilai sosial dan seni yang tinggi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dilakukan dengan metode atau pendekatan studi kasus sebagaimana menurut Robert K. Yin dalam bukunya Imam Gunawan studi kasus adalah sebuah metode penelitian yang secara khusus menyelidiki fenomena kontemporer yang terdapat dalam konteks kehidupan nyata, yang dilaksanakan ketika batasan - batasan antara fenomena dan konteksnya belum jelas, dengan menggunakan berbagai sumber data. Hasil peneliti ini menunjukkan bahwa budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentu dari banyak unsur yang rumit, termasuk     sistem     agama     dan     politik,     adat      istiadat, bahasa,  perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, peristiwa itu membuktikan bahwa budaya dipelajari..

Cite

CITATION STYLE

APA

Imran, B., & Subrina, S. (2021). Budaya Komunikasi Masyarakat Nelayan. Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 36–41. https://doi.org/10.36915/alhaqiqa.v4i2.123

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free