Strategi Konservasi Kawasan Heritage Kolonial Singaraja dalam Mendukung Identitas Kota dan Pariwisata Budaya

  • Agustiantini P
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi konservasi holistik untuk Kawasan Heritage Kolonial Singaraja yang tengah menghadapi ancaman degradasi. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, penelitian ini berhasil mengidentifikasi akar permasalahan multidimensi yang meliputi aspek fisik, regulasi, dan sosio-ekonomi. Temuan penelitian memunculkan strategi empat pilar terintegrasi berupa: pertama, penguatan regulasi dengan skema insentif-disinsentif; kedua, penerapan adaptive reuse yang kontekstual; ketiga, pengembangan community-based tourism; dan keempat, konstruksi narasi melalui place branding. Implementasi strategi ini tidak hanya menjawab tantangan konservasi fisik, tetapi sekaligus memperkuat identitas kota Singaraja sebagai kota pelabuhan multikultural dan membangun pondasi pariwisata budaya berkelanjutan. Hasil penelitian menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan transformasi warisan kolonial menjadi modal pembangunan berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustiantini, P. (2026). Strategi Konservasi Kawasan Heritage Kolonial Singaraja dalam Mendukung Identitas Kota dan Pariwisata Budaya. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 8(1), 145–154. https://doi.org/10.23887/jabi.v8i1.110411

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free