Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tepung Tapioka (Studi Kasus pada Agroindustri Tepung Tapioka "Madur" di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya)

  • Nopiani S
  • Noor T
  • Sudrajat S
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya keuntungan dan nilai tambah yang diperoleh dalam usaha pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka “Madur” di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari sampai dengan bulan Juli 2019. Penentuan daerah penelitian berdasarkan pertimbangan bahwa, di Desa tersebut terdapat agroindustri tepung tapioka. Informan yang diambil adalah satu orang, yaitu pemilik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Usaha agroindustri tepung tapioka memberikan keuntungan sebesar Rp 2.623.506, per satu kali proses produksi.2). Besarnya nilai tambah agroindustri tepung tapioka adalah sebesar Rp 5.589 per kilogram bahan baku. Rasio nilai tambah terhadap nilai produk sebesar 77,6%. Artinya untuk setiap Rp 100 nilai produk akan diperoleh nilai tambah Rp 77. Nilai tambah menunjukkan nilai yang positif dan besar. Maka agroindustri tepung tapioka “Madur” sangat layak untuk diteruskan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nopiani, S. W., Noor, T. I., & Sudrajat, S. (2019). Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tepung Tapioka (Studi Kasus pada Agroindustri Tepung Tapioka “Madur” di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 6(2), 377. https://doi.org/10.25157/jimag.v6i2.2496

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free