MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL DI KANTOR POLRESTABES MAKASSAR

  • ST NURHIKMA MAULIDA
  • DIAN ANUGRAH
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konflik interpersonal memang sudah tidak bisa dihindari dalam suatu organisasi bahkan dalam organisasi kepolisian. Adanya interaksi yang kurang harmonis antara sesama personil dan kurangnya pengetahuan personil Polrestabes Makassar dalam mengelola konflik yang terjadi sehingga lebih memilih mengabaikan konflik tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen konflik interpersonal di kantor Polrestabes Makassar. Penelitian ini dalam proses penyusunannya menggunakan  metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik interpersonal di kantor Polrestabes Makassar disebabkan oleh komunikasi yang kurang efektif, tingkat spesialisasi tugas yang belum jelas, peraturan yang belum jelas, dan variabel pribadi personil. Adapun penyelesaian konflik atau manajemen konflik yang digunakan ialah gaya menghindar dan gaya akomodasi. Gaya menghindar digunakan oleh personil yang memilih menghindari penyelesaian konflik dan sengaja tidak diselesaikan dengan harapan semua akan selesai dengan sendirinya seiring waktu berjalan, sedangkan gaya akomodasi digunakan oleh pemimpin untuk menyelesaikan konflik interpersonal yang terjadi di unit kerjanya

Cite

CITATION STYLE

APA

ST NURHIKMA MAULIDA, & DIAN ANUGRAH. (2022). MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL DI KANTOR POLRESTABES MAKASSAR. Jurnal Arajang, 5(2), 136–146. https://doi.org/10.31605/arajang.v5i2.2144

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free