Perbandingan Algoritma Astar dan Dijkistra Dalam Menentukan Rute Terdekat

  • Prasetyo A
  • Arnandi M
  • Hudnanto H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Google Maps merupakan peta digital yang telah sering digunakan oleh masyarakat. Dengan adanya Kecerdasan Buatan dan Algoritma Pencarian rute terdekat pada Google Maps, kini semakin dimudahkan untuk mencari lokasi dari rute yang terdekat sehingga lebih efisien dalam hal waktu dan tenaga. Dalam implementasinya, algoritma pencarian sangat berguna dalam mencari rute terdekat. Diantaranya, Algoritma A* (A Star) dan Algoritma Dijkstra. Kedua Algoritma tersebut bekerja dengan Mekanisme yang berbeda. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan menggunakan Pathfinding.js. Output yang dikeluarkan diambil berdasarkan lamanya waktu pemrosesan dari setiap algoritma dalam menentukan jarak terdekat. Semakin cepat waktu pemrosesan suatu Algoritma, maka akan semakin baik untuk diimplementasikan ke dalam suatu aplikasi. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil bahwa kinerja Algoritma A* lebih baik dari Algoritma Dijkstra dengan rata-rata waktu 0.37 ms dan jumlah langkah sebanyak 200, sedangkan algoritma Dijkstra mempunyai rata-rata waktu 0.41 ms dan jumlah langkah 497. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan mampu membandingkan kedua algoritma tersebut dengan parameter yang lain sehingga didapatkan rute terdekat dengan waktu tercepat. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasetyo, A. C., Arnandi, M. P., Hudnanto, H. S., & Setiaji, B. (2019). Perbandingan Algoritma Astar dan Dijkistra Dalam Menentukan Rute Terdekat. SISFOTENIKA, 9(1), 36. https://doi.org/10.30700/jst.v9i1.456

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free