Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Debit Irigasi Cimanuk

  • Kurniawan R
  • Permana S
  • Susetyaningsih A
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Irigasi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan air dan merupakan saluran buatan yang berfungsi untuk menunjang produksi pertanian masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui debit sungai Cimanuk dan debit irigasi dengan memperhatikan kondisi tata guna lahan saat ini. Lokasi penelitian di hulu sungai Cimanuk sampai irigasi Cimanuk dengan luasan 874 ha. Debit andalan sungai terbesar 8,55 m3/dt dengan menggunakan Metode FJ Mock. Perhitungan evapotranspirasi menggunakan data klimatologi selama 10 tahun dengan menggunakan metode Penman. Debit sungai tertinggi pada bulan Februari 2 sebesar 9,82 m3/dt. Pengambilan debit di pintu air pengambilan sebesar 2,24 lt/dt/ha dan kebutuhan pengambilan air pada daerah irigasi Cimanuk seluas 874 ha, maka didapat kebutuhan air yang diperlukan 1957,76 lt/dt. Ketersediaan air sawah masih tercukupi pada bulan Januari sampai dengan bulan Oktober dan mengalami defisit pada bulan November dan Desember.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, R., Permana, S., & Susetyaningsih, A. (2020). Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Debit Irigasi Cimanuk. Jurnal Konstruksi, 18(1), 31–40. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.18-1.782

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free