Disonansi Kognitif Pada Perempuan Berhijab Yang Merokok

  • Handayani S
  • Nurchayati
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perempuan berhijab memiliki citra sebagai perempuan yang patuh perintah agama, citra tersebut membuat mereka yang menunjukkan perilaku berbeda mendapat pandangan tersendiri di masyarakat. Salah satu bentuk perilaku berbeda tersebut adalah merokok. Merokok dipandang kurang pantas bagi perempuan muslim, namun tetap ada yang melakukannya. Perilaku tersebut mengakibatkan munculnya disonansi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran disonansi kognitif pada perempuan berhijab yang merokok dengan menggunakan dimensi disonansi kognitif milik Festinger  (1957). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Wawancara dilakukan dengan partisipan yang berjumlah lima orang perempuan berhijab dewasa muda.  Data yang telah terkumpul melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil temuan dapat dikategorikan dalam lima tema utama. Pertama, inkonsistensi logika dimana logika partisipan saling mengingkari logika lainnya. Kedua, pendapat umum yang ada disekitar partisipan. Ketiga, nilai-nilai budaya di Indonesia mengenai perempuan berhijab yang merokok. Keempat, pengalaman masa lampau yang merupakan dasar keputusan merokok. Kelima, cara menguragi disonansi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima partisipan menjadikan rokok sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan, khususnya ketika mereka merasa sedang berada dalam tekanan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Handayani, S., & Nurchayati. (2024). Disonansi Kognitif Pada Perempuan Berhijab Yang Merokok. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 11(1), 69–86. https://doi.org/10.35891/jip.v11i1.3728

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free