Abstract
Pendidikan agama merupakan bidang studi wajib di lembaga pendidikan dengan tujuan membantu peserta didik memperoleh kehidupan yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran deskriptif mengenai pendidikan Agama Kristen bagi anak difabel di Sekolah Luar Biasa, serta menemukan model pembelajaran yang tepat di SLB. Masalah yang diangkat adalah a) bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di SLB, b) bagaimana konsep pendidikan agama bagi anak berkebutuhan khusus, serta c) apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Agama Kristen di SLB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi sederhana terhadap pengelolaan SLB, wawancara singkat dengan kepala sekolah dan guru di SLB sasaran penelitian dan dokumentasi visual terhadap sarana dan prasarana SLB di Jayapura. Hasil dari penelitian ini adalah 1) pelaksanaan pendidikan agama belum sesuai dengan harapan, karena belum tersedia guru agama khusus yang memiliki kompetensi dibidang keagamaan, sehingga untuk mengisi kekosongan tersebut kepala sekolah menugaskan guru yang dianggap mampu untuk memberikan materi pendidikan agama. 2) konsep pembelajaran agama yang diterapkan dengan menggabungkan semua siswa difabel dalam satu kelas untuk semua tingkatan. Idealnya pembelajaran pendidikan agama di SLB dilakukan berdasarkan jenis difabel dengan pendekatan pembelajaran individual.
Cite
CITATION STYLE
Amiruddin, A. (2016). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SLB NEGERI PEMBINA TINGKAT PROVINSI PAPUA KOTA JAYAPURA. Al-Qalam, 21(2), 248. https://doi.org/10.31969/alq.v21i2.229
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.