HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMAN 5 PEKANBARU

  • Sisliana M
  • Alini A
  • Erlinawati E
N/ACitations
Citations of this article
111Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Remaja yang terganggu fisiknya dapat dimungkinkan terganggu psikis dan mentalnya, dibuktikan dengan remaja tersebut merasakan kecemasan, kebingungan, kegelisahan serta kekhawatiran. Masalah kesehatan mental yang terjadi pada remaja tersebut berhubungan dengan self efficacy atau yang disebut dengan kepercayaan diri remaja pada potensi diri yang dimilikinya dalam pencapaian sesuatu dan dalam menghadapi tekanan disituasi tertentu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji continuity correction. Hasil analisa univariat diperoleh 142 siswa (81.6%) dengan self efficay rendah dan sebanyak 141 siswa (81,0%) mengalami kesehatan mental rendah, ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kesehatan mental remaja di SMAN 5 Pekanbaru tahun 2022 dengan p-value = 0,000 (?). Diharapkan siswa mampu meningkatkan self efficacy dalam menilai kemampuan terhadap potensi diri sendiri supaya memperoleh kesejahteraan diri dengan kesehatan mental yang baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sisliana, M., Alini, A., & Erlinawati, E. (2023). HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMAN 5 PEKANBARU. Jurnal Ners, 7(1), 644–649. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13796

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free