Abstract
Penelitian ini dilakukan pada laboratorium pengujian yang telah tersertifikasi SNI ISO 9001:2008.Pengukuran kinerja supply chain dapat mengurangi masalah yang sering terjadi yaitu waktu pengujian. Jenis supply chain pada laboratorium pengujian adalah supply chain bidang jasa. Metode yang digunakan adalah Model SCOR (Supply Chain Operations Reference) dikarenakan menyediakan pengukuran proses secara menyeluruh sehingga dapat memberikan rekomendasi perbaikan untuk indikator kinerjayang kurang maksimal, tetapi model SCOR tidak memberikan cara yang digunakan untuk memilih indikator yang sesuai untuk suatu perusahaan tertentu, sehingga dalam menentukan indikator yang sesuai berdasarkan dengan sistem manajemen mutu yang diterapkan yaitu Sistem Manajemen Mutu (SMM) SNI ISO 9001:2008. Pembobotan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP) untuk mengetahui skala nilai prioritas setiap Indikator. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai pencapaian performansi supply chain adalah 4.078. Dengan melakukan perhitungan scoring system menggunakan OMAX, dapat diketahui 4 indikator kinerja yang perlu dilakukan tindakan perbaikan yaitu pengujian tepat waktu, fleksibilitas analis dalam melakukan pengujian, produktifitas analis, waktu pengiriman bahan kimia, jumlah komplain dan kehadiran pegawai
Cite
CITATION STYLE
Rica, Y. S. (2016). Pengukuran Kinerja Supply Chain Berbasis SNI ISO 9001:2008 dengan Pendekatan SCOR (Studi Kasus : Baristand Industri Surabaya). Jurnal Teknologi Proses Dan Inovasi Industri, 1(2). https://doi.org/10.36048/jtpii.v1i2.1989
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.