Uji Daya Hambat Antibakteri Fungi Endofit Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

  • Setiawan M
  • Hasnawati H
  • Sernita S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fungi endofit merupakan jamur yang hidup didalam jaringan tumbuhan dan tidak membahayakan tumbuhan tersebut. Jamur endofit dapat menghasilkan senyawa yang berpotensi sebagai  antibakteri. Penelitian ini bertujuan  untuk menguji  ada  tidaknya efek antibakteri pada jamur endofit yang diisolasi dari kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan yaitu metode kertas cakram, dilakukan dengan cara menempelkan kertas cakram yang berisi supernatan fungi endofit pada media agar kombinasi yang telah dioleskan bakteri uji. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh dua jenis fungi endofit yang  diisolasi dari kulit jeruk nipis Citrus aurantifolia. Kedua jamur endofit memiliki  efek sebagai antibakteri terhadap bakteri uji, akan tetapi jamur endofit tipe II memiliki efek antibakteri yang lebih baik dibandingkan dengan jamur endofit tipe I.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawan, M. A., Hasnawati, H., Sernita, S., & Sulistia, L. (2016). Uji Daya Hambat Antibakteri Fungi Endofit Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(1), 14. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.3.1.90

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free