PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP MATERNAL OUTCOME

  • Hutagaol H
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipotermia merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang. Salah satu asuhan essensial untuk mencegah hipotermi adalah dengan melaksanakan inisiasi menyusu dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap maternal outcome. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional comparatif. Alat yang digunakan pada penelitian berupa termometer kulit digital, termometer digital dan jam second. Dilakukan observasi ibu post partum dengan persalinan normal yang dilaksanakan IMD atau tidak, dan kemudian dilakukan pengukuran suhu kulit payudara ibu dan suhu aksila pada kedua kelompok. Data dianalisa menggunakan uji mann-whitney, dan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Rerata Apgar Score pada kelompok IMD adalah 9,8 ± 0,3 dan pada kelompok non IMD adalah 9,3±0,4, p value 0,001 (> 0,05). Rerata suhu kulit payudara ibu satu jam persalinan pada kelompok IMD adalah sebesar 37,2± 0,1 °C dan pada kelompok non IMD sebesar 37,0±0,1°C p value 0,010 (<0,05). Rerata suhu aksila ibu satu jam persalinan pada kelompok IMD lebih tinggi dibandingkan suhu aksila ibu pada kelompok non IMD namun secara statitik dengan teknik Mann-Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p value 0,1 (>0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Hutagaol, H. S. (2019). PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP MATERNAL OUTCOME. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 12(3), 313–317. https://doi.org/10.36911/pannmed.v12i3.172

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free